Kenapa Tubuh, Jiwa dan Roh Harus Sinkron

Kita sebagai manusia memiliki tiga hal penting ini (TUBUH JIWA dan ROH) dan ketiganya harus bersatu untuk dapat menerima hadirat Allah dan bersekutu dengan Allah. Jika 3 hal ini salah satunya timpang atau berat sebelah maka Anda tidak akan mungkin bisa menerima hadirat Allah. Kita akan lihat manusia-manusia yang timpang atau berat sebelah itu seperti apa dipenjelasan dibawah ini.

Pernahkah Anda mengenal lebih jauh akan ketiga hal ini? Mari kita cermati satu per satu akan TUBUH – JIWA – ROH.

Tubuh kita memiliki panca indra (pengelihatan, peraba, pengecap, pendengaran, penciuman). Panca indra ini berhubungan dengan dunia materi. Orang yang hanya memiliki kesadaran terhadap tubuhnya saja tanpa menyadari akan jiwa dan rohnya, orang ini akan berusaha mendandani tubuhnya sedemikian rupa agar tampil lebih optimal. Contoh : mempercantik diri, membuat body lebih ideal dan lain-lain.

Semua itu baik dilakukan untuk pengoptimalan tubuh kita, tetapi Anda perlu ketahui bahwa kita akan beranjak tua dan semua yang anda lakukan untuk tubuh Anda memiliki keterbatasan. Tetapi anda perlu sadari juga bahwa ada 2 hal penting selain TUBUH Anda yaitu JIWA dan ROH.

Jiwa berbicara tentang perasaan, pikiran, dan kehendak. Kebanyakan pria memiliki logika berpikir lebih kuat dibanding wanita, sebaliknya begitu juga dengan wanita, memiliki perasaan lebih peka dibandingkan logikannya. Sebagian Orang bisa memikirkan perkara-perkara DIATAS tapi ada sebagian ada yang hanya memikirkan perkara di DUNIA saja.

Sebagian orang perasannya bisa naik turun tapi sebagian orang perasaannya dikuasai ROh Kudus itu yang membuat perasaannya mantap dan stabil (tidak mudah naik turun). Sebagian orang kehendaknya keinginan daging, mata dan keangkuhan hidup tapi ada juga sebagian orang yang kehendaknya dikuasai Roh Kudus sehingga Anda ingin kenal dekat dengan Allah.

Roh berbicara tentang apa? Roh adalah hati, Roh berbicara tentang iman, Roh berbicara tentang dimensi Super Natural, Roh ini berbicara tentang nafas hidup. Itu sebabnya ketika Anda menerima Yesus, hati Anda mengundang Yesus masuk dan sesungguhnya didalam hatimu Dia bertahta, itu sebabnya mengapa hatimu disebut sebagai bait Roh Kudus.

Roh adalah bagian yang menarik bagi Allah, Roh inilah yang membuat Anda bersekutu secara intim dengan Allah. Ketika Roh Kudus anda aktif, jiwa Anda menjadi memiliki kapasitas super natural dimana sebelumnya hanya bisa berpikir secara natural tetapi sekarang Anda bisa berpikir secara Super Natural.

 

Hubungan antara TUBUH JIWA dan ROH harus SINKRON

Tubuh kita adalah PINTU menuju ke Jiwa kita. Oleh karena itu apa yang kita lihat, dengar dan rasakan, hal – hal ini akan mengisi Jiwa Anda. Contoh : Jika Anda mengisi pikiran Anda dengan sesuatu yang baik – baik seperti firman Allah, kegiatan positif maka kehendak yang timbul di diri Anda juga merupakah kehendak yang positif, tetapi sebaliknya jika Anda mengisi pikiran Anda dengan hal-hal negatif, maka kehendak Anda juga akan melakukan yang tidak berkenan.

Berhati-hatilah dengan apa yang anda isi kedalam Jiwa Anda. Anda juga harus tau, bagi mereka yang terlahir cacat (buta, tuli), jiwa orang-orang ini kurang berkembang, karena pintu masuk ke Jiwa sangat terbatas.

Jiwa adalah Pintu terhadap Roh. Suara hati yang sering berdengung atau berbicara kepada saudara itullah yang akan mengisi Roh Anda. Jika Anda mengisi jiwa Anda dengan firman Allah, perasaan Anda tidak lagi naik turun. Jiwa akan mengisi Roh, ketika jiwa anda terisi dengan firman maka Roh Anda menjadi kuat.

Masalah boleh tetap ada didunia ini, tetapi ketika Roh Anda kuat maka Anda bisa berkata “Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku”. Isilah selalu Jiwa anda dengan sesuatu yang positif oleh karena itu Anda harus bisa menyaring apa saja yang boleh masuk kedalam pikiran Anda. Jika Anda sering mengisi dengan hal-hal yang negatif hal-hal negatif akan muncul ketika anda dihadapkan kepada masalah sperti gampang menyerah dan meninggalkan masalah yang anda hadapi.

Jadi sudahkah Anda mengerti bagaimana pentingnya ke 3 komponen diatas (TUBUH, JIWA dan ROH). Jika Anda bisa selalu SINKRON maka tidak mustahil kalau DOA anda memiliki kuasa yang sungguh luar biasa, karena Roh Kudus akan senantiasa berdiam di tubuh Anda.

Jangan sekali-kali menduakan Allah

Allah akan cemburu jika umat-Nya menduakan diri-Nya. Kenapa? Ada ayat dalam Alkitab yang mendasari akan hal ini. Coba perhatikan penjelasan dibawah ini.

Keluaran 20:1-5 
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
20:2 “Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

20:5 LAI Terjemahan Baru (TB), Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Dari bacaan Injil diatas sudah disebutkan bahwa Allah satu-satunya Tuhan yang harus Anda sembah jangan melakukan perzinahan rohani dengan mencari allah-allah lain. Jika itu yang Anda lakukan, berarti Anda membangkitkan cemburu Allah yang akan mengakibatkan Allah marah

Mengapa Allah marah, bukan-kah Allah itu kasih, lemah lembut dan sabar?

Bukan-kah ini pertanyaan yang muncul dibenak Anda? Coba perhatikan penjelasan berikut.

Yehezkiel 18:23
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Allah marah bukan untuk membinasakan namun Allah marah untuk menyadarkan umat-Nya untuk bertobat. Pintu tobat masih terbuka lebar ketika manusia itu masih hidup, sebaliknya, pintu tobat akan tertutup rapat ketika manusia sudah mengakhiri hidupnya di bumi.

Allah akan benar – benar membinasakan umat-Nya ketika kesalahan atau kejahatan orang tersebut sudah tidak dapat dimaafkan atau dicegah lagi dan mengenai seberapa besar kejahatan yang tidak bisa dimaafkan oleh Allah kita tidak bisa tau.

Ketika Allah melakukan penghukuman atas kejahatan-kejahatan manusia; itu adalah sesuai kodratNya bahwa Dia adalah Allah yang KUDUS. Allah menghendaki umatnya mengikuti perengaiNya yang kudus. Allah melakukan hal ini supaya manusia bertobat dan menyesuaikan diri dengan sifat-Nya ini (bara Yeremia 18).

Allah memberi waktu yang Lama untuk bertobat

Lihatlah betapa Allah murka kepada umat-Nya yang tidak mau bertobat. Anda bisa lihat pada kisah orang Amori dimana sudah ratusan tahun Allah memberikan kesempatan untuk bertobat, namun mereka semua tidak mau untuk bertobat sama sekali (Kejadian 15 : 16)

Pernahkah Anda tahu bahwa Nuh berkotbah 120 tahun lamanya kepada orang-orang dijamannya pada saat itu sebelum Air Bah tiba (kejadian 6:3)

Kisah-kisah tersebut malah menggambarkan Allah yang Panjang-Sabar, yang memberikan kesempatan kepada bangsa-bangsa itu tidak terhitung banyaknya untuk bertobat dan kembali kedalam hubungan yang harmonis dengan Dia. Hanya saja manusia selalu terus-menerus menolak,. Maka Allah mengadili dan menghukum mereka karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu.

Jadi jangan lupa walaupun Allah mempunyai sifat Maha Kasih (1Yoh.4:8). tetapi Allah mempunyai sifat Maha Adil. Sebagaimana Allah tidak pernah kompromi dengan dosa dan ”upah dosa adalah maut”.

Allah yang Kudus, dan kaya akan Rahmat, namun tidak akan membiarkan dosa tanpa dihukum.

Bagaimana Cara Roh Kudus Bekerja?

Cara Roh Kudus Bekerja 

Salah satu pekerjaan roh kudus Allah adalah menginformasikan, memperjelas, atau menyingkapkan kebenaran. Tidak lama sebelum kematiannya, Yesus memberi tahu murid-muridnya, ”Masih banyak hal yang harus aku katakan kepadamu, tetapi kamu tidak sanggup menanggungnya sekarang ini. Akan tetapi, apabila dia tiba, yaitu roh kebenaran, dia akan menuntun kamu ke dalam seluruh kebenaran.”—Yohanes 16:12, 13.

”Roh kebenaran” diberikan pada hari Pentakosta 33 M, sewaktu 12 murid yang berkumpul di sebuah ruang atas di Yerusalem dibaptis dengan roh kudus. (Kisah 2:1-4) Rasul Petrus adalah salah seorang yang menghadiri perayaan tahunan tersebut. Setelah dipenuhi dengan roh kudus, Petrus ”bangkit berdiri” dan menguraikan, atau memperjelas, kebenaran tertentu tentang Yesus. Misalnya, ia menjabarkan bagaimana ”Yesus orang Nazaret ditinggikan ke sebelah kanan Allah”. (Kisah 2:14, 22, 33)

Roh Allah juga menggerakkan Petrus untuk berani mengumumkan kepada orang-orang Yahudi yang sedang mendengarkannya, ”Hendaklah seluruh keturunan Israel mengetahui dengan pasti bahwa Allah telah menjadikan dia Tuan dan juga Kristus, Yesus ini yang kamu pantek.” (Kisah 2:36) Sebagai hasil dari berita Petrus yang diilhami roh ini, sekitar tiga ribu orang ”dengan sepenuh hati menyambut perkataannya” dan dibaptis. Dengan demikian, roh Allah turut membimbing mereka kepada kebenaran.—Kisah 2:37-41.

Roh Kudus bekerja juga bertindak sebagai pengajar dan pengingat. Yesus berkata, ”Penolong itu, Roh Kudus, yang akan diutus Bapak dengan namaku, penolong itu akan mengajarkan segala hal kepadamu dan mengingatkan kamu akan segala perkara yang telah kuberitahukan kepadamu.”—Yohanes 14:26.

Bagaimana caranya Roh Kudus bekerja sebagai pengajar? Roh Allah membuka pikiran murid-murid sehingga dapat memahami hal-hal yang telah mereka dengar dari Yesus, namun belum dimengerti sepenuhnya. Misalnya, para rasul tahu bahwa, semasa mengalami pencobaan, Yesus berkata pada gubernur Roma untuk Yudea, Pontius Pilatus, ”Kerajaanku bukan bagian dari dunia ini.” Namun, sewaktu Yesus diangkat ke surga 40 hari kemudian, para rasul masih berpandangan keliru bahwa Kerajaan itu akan didirikan di bumi. (Yohanes 18:36; Kisah 1:6) Tampaknya, para rasul masih belum dapat menangkap sepenuhnya arti kata-kata Yesus sampai setelah pencurahan roh kudus Allah pada hari Pentakosta 33 M.

Roh Kudus  bekerja juga berfungsi sebagai pengingat dengan cara mengingatkan kembali berbagai ajaran Yesus. Misalnya, nubuat-nubuat tentang kematian dan kebangkitan Kristus memiliki makna baru berkat bantuan roh kudus. (Matius 16:21; Yohanes 12:16) Dengan mengingat ajaran-ajaran Yesus, para rasul dapat membela kedudukan mereka tanpa gentar dihadapan para raja, hakim, dan pemimpin agama.—Markus 13:9-11; Kisah 4:5-20.

Selain itu, Roh kudus bekerja turut mengarahkan orang-orang Kristen masa awal ke daerah-daerah pelayanan yang subur. (Kisah 16:6-10) Roh Kudus bekerja juga menggerakkan orang-orang Kristen masa awal untuk ambil bagian dalam penulisan Firman Allah, Alkitab, demi kepentingan seluruh umat manusia. (2 Timotius 3:16) Dengan demikian, jelaslah, roh kudus bekerja secara aktif dalam berbagai cara pada abad pertama. Roh kudus bekerja bukan semata-mata untuk melakukan mukjizat.

Mengenal Lebih dekat Malaikat Allah

Malaikat dalam iman Kristen bertugas untuk melayani dan juga menjaga orang-orang yang mengasihi Tuhan. Mereka disebutkan berkemah di sekeliling orang-orang yang mengasihi Tuhan dan melindunginya (Mazmur 34:8; Matius 18:10). Pengalaman penulis sendiri yang beberapa kali terluput dari kecelakaan, seolah menyadarkan bahwa Allah telah mengutus malaikat-Nya untuk meluputkan. Berkaitan dengan perannya yang melayani dan melindungi orang percaya, berikut beberapa peristiwa yang dicatat Alkitab:

  •     Mereka bersukacita apabila satu orang berdosa bertobat (Lukas 15:10)
  •     Membebaskan orang percaya dari ancaman bahaya (Kisah Para Rasul 5:18-20; 12:6-11)
  •     Membawa berkat kesembuhan atas manusia (Yohanes 5:4)
  •     Mengantarkan jawaban atas doa (Daniel 10:12-14)
  •     Kadang-kadang membantu penafsiran mimpi dan penglihatan yang bersifat
    nubuat (Daniel10:14)
  •     Memberikan kekuatan kepada umat Allah (1 Raja-Raja 19:4-8)
  •     Melindungi orang kudus yang takut akan Allah (Daniel 3:28; 6:23)
  •     Berperang melawan kuasa setan-setan (Daniel 10:13; Wahyu 12:7)
  •     Membawa roh orang percaya yang meninggal dunia ke Firdaus (Lukas 16:22)
  •     Mengarahkan orang percaya dalam bersaksi (Kisah Para Rasul 8:26-40)

 

Malaikat Pelindung

Orang Israel maupun jemaat Kristen mula-mula mempunyai konsep bahwa setiap orang memiliki satu malaikat khusus yang ditugaskan untuk menjaga dan menemaninya selama hidup. Ada dua ayat Alkitab yang sering dikutip untuk memperkuat pandangan ini. Setelah memanggil seorang anak dan menempatkannya di tengah-tengah para murid, Yesus mengatakan, “Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di Sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di Sorga” (Matius 18:10).

Kisah Para Rasul 12:15 menceritakan ketika Petrus telah sampai di pintu gerbang dan seorang hamba perempuan bernama Rode memberitahukan hal itu kepada orang-orang lainnya, mereka berkata, “Itu malaikatnya”. Kedua ayat tadi menunjukkan adanya paham di kalangan orang Kristen mula-mula bahwa setiap orang mempunyai malaikat pelindung.

Sekalipun demikian, perlu dipahami bahwa ada bagian lain dari Alkitab yang mengatakan bahwa orang percaya tidak hanya dilindungi oleh satu, namun oleh banyak malaikat, seperti yang dialami oleh nabi Elisa (2 Raja-Raja 6:17).

 

Malaikat menyampaikan dan menyatakan amanat Allah kepada manusia.

Tindakan ini sesuai dengan makna dari istilah malaikat, yaitu sebagai “utusan”. Mereka membawa berita dari Allah kepada manusia, misalnya kepada Zakharia (Lukas 1:13-20), kepada Maria(Lukas 1:26-38), kepada Kornelius (Kisah Para Rasul 10:3-7), kepada rasul Paulus (Kisah Para Rasul 27:23-24).

 

Malaikat melaksanakan hukuman Allah

Para malaikat menjadi eksekutor hukuman Allah atas Sodom dan Gomora (Kejadian 19:13), malaikat membinasakan tentara raja Asyur yang memerangi umat Israel (2 Tawarikh 32:21), malaikatlah yang membinasakan Herodes (Kisah Para Rasul 12:23). Kitab Wahyu penuh dengan nubuat mengenai penghukuman yang akan dilaksanakan oleh para malaikat (Wahyu 8:6-9; 16:1-17; 19:11-14).

 

Malaikat terlibat dalam Kedatangan Yesus kedua

Para malaikat akan mendampingi Tuhan Yesus pada saat kedatangan-Nya yang kedua nanti. Alkitab menulis demikian, “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.” (Matius 25:31).

Merekalah yang akan memisahkan gandum dari lalang – gambaran pemisahan orang Benar dari orang fasik – (Matius 13:39-42). Tuhan Yesus akan menyuruh para malaikat untuk memanggil orang-orang pilihan-Nya dari seluruh penjuru dunia dengan tiupan sangkakala (Matius 24:31; bandingkan dengan 1 Tesalonika 4:16-17).

SIFAT MALAIKAT

 

Malaikat tidak berbadan

Para malaikat disebut sebagai “roh-roh” yang melayani. Hal itu menunjukkan jati diri mereka yang esensial, yaitu jenis makhluk yang tidak berbadan jasmani, namun berbentuk roh. Dalam peristiwa-peristiwa khusus, Alkitab mencatat adanya aktivitas malaikat dengan memakai tubuh manusia (Kejadian 18-19, Lukas 1:26; Yohanes 20:12; Ibrani 13:2).

Kenyataan itu merupakan peristiwa khusus yang terjadi atas campur tangan “kuasa Tuhan”didalamnya. Penggunaan tubuh jasmani oleh malaikat hanya terjadi dalam tugas-tugas khusus tertentu untuk menjalankan perintah Allah. Selain daripada itu, maka hakekat mereka adalah kembali sebagai roh. Adanya tubuh jasmani dalam penampakan malaikat tidak terlepas dari otoritas Tuhan yang mengijinkan hal itu dan dalam pengawasan-Nya sebagai pelaksana firman-Nya.

 

Malaikat bukan manusia yang dimuliakan

Manusia dibedakan dengan malaikat. Dalam Matius 22:30 dikatakan bahwa orang-orang percaya suatu saat nanti akan menjadi seperti malaikat, dan bukan dikatakan bahwa mereka akan menjadi malaikat. “beribu-ribu malaikat” dibedakan dari “roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna” (Ibrani 12:22-23). Alkitab mencatat bahwa manusia diciptakan sedikit lebih rendah daripada malaikat, tetapi kemudian akan menjadi lebih tinggi daripada malaikat (Mazmur 8:6; Ibrani 2:7). Bahkan orang-orang percaya disebutkan oleh firman Tuhan suatu saat nanti akan menghakimi malaikat (1 Korintus 6:3).

Malaikat tidak pernah akan dimuliakan, seperti halnya nasib orang-orang percaya yang akan dimuliakan Allah. Manusialah satu-satunya ciptaan yang disebutkan Alkitab sebagai “mahkota ciptaan” karena telah diciptakan “segambar (tselem: ibrani)” dan “serupa (demuth: ibrani)” dengan Allah (Kejadian 1:26; Mazmur 8:5-7).

 

Malaikat merupakan suatu kelompok, bukan suatu bangsa

Para malaikat disebut Alkitab sebagai bala tentara Allah (Lukas 2:13). Mereka merupakan suatu kelompok yang besar, dimana hanya Allah sendiri saja sebagai pencipta-Nya yang mengetahui dengan persis jumlahnya. Malaikat tidak menikah atau dinikahkan, juga tidak pernah mengalami kematian (Lukas 20:34-36). Kadangkala Alkitab menyebut malaikat sebagai “anak-anak Allah” (Ayub 1:6: 2:1; 38:7).

 

Bila berdosa sifatnya kekal (tidak ada pengampunan)

Malaikat diciptakan dengan akal budi, kecerdasan dan kekuatan yang luar biasa. Akal budi itu membuat mereka mempunyai pilihan, yaitu bisa mentaati Allah atau tidak mentaati-Nya. Alkitab mencatat adanya malaikat-malaikat yang dihukum Allah.

 

Beberapa ayat yang mengindikasikan hal tsb:

“Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman” (2 Petrus 2:4).

“Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar” (Yudas 1:6).

“Sesungguhnya, hamba-hamba-Nya tidak dipercayai-Nya, malaikat-malaikat-Nyapun didapati-Nya tersesat, (Ayub 4:18)

“Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.” (Wahyu 12:4,7,9)

Oleh karena esensi mereka adalah roh (dimana roh bersifat kekal), maka bila berbuat dosa, maka sifatnya kekal (tidak dapat diampuni), dan karenanya mendapat hukuman yang kekal.

Hal itu berbeda dengan manusia yang mempunyai tubuh jasmani, meskipun mempunyai roh. Apabila berdosa, maka dosa itu masih bisa diampuni Allah melalui percikan darah binatang (konsep pengampunan dosa di Perjanjian Lama) maupun oleh darah Yesus yang mengampuni dan menyucikan (1 Yohanes 1:9; Roma 3:25; Ibrani 10:19; 13:12; 1 Yohanes 1:7; Wahyu 1:5); sejak masa Perjanjian Baru sampai masa Gereja sekarang ini.

 

Malaikat lebih kuat dan lebih pandai daripada manusia

Malaikat dikatakan Alkitab sebagai lebih perkasa dan berkuasa daripada manusia (2 Petrus 2:11), namun mereka tidak maha kuasa. Contoh kekuatan dan keperkasaan malaikat terlihat ketika melepaskan para rasul dari penjara (Kisah Para Rasul 5:19; 12:7) maupun ketika menggulingkan batu penutup kuburan Yesus yang disegel itu (Matius 28:2), juga ketika membinasakan bala tentara raja Asyur yang memerangi umat Israel (2 Tawarikh 32:21).

Meskipun demikian, sebagai makhluk ciptaan kekuatan malaikat terbatas, seperti halnya ciptaan lainnya, sebab hanya Allah saja yang maha besar dan berkuasa (Mazmur 135:5). Sebagai contoh, malaikat yang datang mengunjungi Daniel memerlukan bantuan Mikhael dalam perjuangannya melawan roh jahat penguasa Persia (Daniel 10:13). Baik Mikhael, penghulu malaikat (Yudas 1:9), maupun iblis (Ayub 1:12; 2:6) memiliki kekuatan yang terbatas.

Pengetahuan dan kebijaksanaan seorang malaikat dianggap sebagai kebijaksanaan yang tinggi (2 Samuel 14:20), meskipun demikian malaikat tidak maha tahu. Tuhan Yesus mengatakan, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.”(Matius 24:36). Para malaikat dipanggil sebagai saksi oleh rasul Paulus, “Di hadapan Allah dan Kristus Yesus dan malaikat-malaikat pilihan-Nya kupesankan dengan sungguh kepadamu: camkanlah petunjuk ini tanpa prasangka dan bertindaklah dalam segala sesuatu tanpa memihak.” (1 Timotius 5:21). Para malaikat ingin meneliti dan mengetahui keajaiban-keajaiban karya Injil keselamatan (1 Petrus 1:11-12). Hal-hal itu menunjukkan fakta bahwa pengetahuan malaikat juga terbatas, sebab hanya Allah saja yang maha tahu.

 

Malaikat sangat cepat namun tidak maha hadir

Sebagai makhluk roh, malaikat bergerak dengan kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya. Namun demikian, malaikat tidak maha hadir. Alkitab mencatat bahwa mereka mengembara menjelajahi Bumi (Ayub 1:7; Zakharia 1:9-11) dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya (Daniel 9:21-23).

Apakah Roh Kudus hanya milik Allah saja?

Hal ini masih menjadi pertanyaan di Gereja – Gereja. Roh Kudus yang selalu di bahas di Gereja adalah Roh Kudus milik Allah, sedangkan kita sebagai manusia yang percaya kepada Yesus dan di baptis, akan diurapi oleh Roh Kudus milik Allah. Pernyataan ini dapat kami jelaskan seperi berikut.

Yesaya 45:5

Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.

Pada ayat diatas sudah jelas dikatakan oleh Allah sendiri, bahwa Allah akan mempersenjatai kita meskipun kita tidak mengenal Allah. Kita dipersenjatai dengan apa? Apa yang diberikan Allah kepada kita? Itulah Roh Kudus.

Roh Kudus diberikan kepada kita sejak kita masih berbentuk Zigot didalam rahim Ibu. Namun ketika kita lahir Roh Kudus itu kembali kepada Allah karena kita masih membawa dosa Asal dari Nabi Adam.

1 Korintus 6:19-20

6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait  Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?  6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Perhatikan ayat diatas, tidak tahukah Anda bahwa didalam tubuh Anda terdapat tempat yang disebut bethlehem alias tempat bersemayamnya Roh Kudus. Namun karena dosa Asal, tempat tersebut masih terbelenggu dan belenggu ini harus ditebus.

Jumlah Roh Kudus Manusia

Jadi kita perlu ketahui bahwa Roh Kudus tidak hanya milik Allah saja. Lalu ada berapa Roh Kudus yang ada di bumi ini? Roh Kudus berjumlah sama dengan jumlah Manusia yang ada di Bumi. Manusia memiliki Roh Kudus sendiri agar dapat bersekutu lagi dengan Allah Sang Pencipta.

Roh Kudus yang dibawakan oleh Allah bisa berfungsi sebagai alat yang membantu kita dalam banyak hal antara lain : mengambil keputusan, mencerna ilmu pengetahuan, melakukan pekerjaan Illahi, membimbing kita agar selalu di jalan Allah, merasakan sesuatu dengan lebih peka daripada biasanya, bersaksi akan petunjuk Allah.

Apakah Karunia berbuat Mukjizat masih ada?

Pertama-tama penting untuk menyadari bahwa ini bukan mempertanyakan apakah Tuhan masih melakukan mujizat pada zaman sekarang. Adalah suatu kebodohan dan tidak Alkitabiah untuk mengatakan bahwa :

  • Allah tidak lagi menyembuhkan orang, berbicara kepada orang-orang dan melakukan mujizat dan tanda-tanda ajaib pada zaman sekarang. Pertanyaannya adalah apakah karunia berbuat mujizat yang digambarkan dalam 1 Korintus pasal 12-14 masih aktif dalam gereja pada zaman sekarang?
  • Ini bukan mempertanyakan apakah Roh Kudus ”dapat” memberi seseorang karunia untuk berbuat mujizat. Pertanyaannya adalah, apakah pada zaman sekarang Roh Kudus masih memberikan karunia untuk berbuat mujizat?

Lebih dari semua itu, kita mengakui bahwa Roh Kudus bebas untuk membagi-bagikan karunia sesuai dengan apa yang diinginkanNya (1 Korintus 12:7-11).

Dalam kitab Kisah Rasul dan Surat-surat, sebagian besar mujizat dilakukan oleh para rasul dan pembantu-pembantu dekat mereka. 2 Korintus12:12 memberi kita alasan mengapa demikian, “Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.” Jika setiap orang percaya dalam Kristus diberikan kemampuan untuk melakukan tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa, maka tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa tidak dapat menjadi tanda pengenal seorang rasul. Kisah Rasul 2:22 memberitahu kita bahwa Yesus ”diakreditasikan” oleh ”tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.” Demikian pula para rasul ”ditandai” sebagai utusan-utusan yang benar-benar dari Allah melalui mujizat-mujizat yang mereka lakukan. Kisah Rasul 14:3 mengatakan bahwa berita Injil ”dikonfirmasikan” oleh mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Paulus dan Barnabas.

1 Korintus pasal 12-14 pada pokoknya membicarakan topik karunia-karunia Roh.

Dari teks ini kelihatannya bahwa orang-orang Kristen “biasa” kadang-kadang diberi karunia berbuat mujizat (12:8-10; 28-30). Kita tidak diberitahu berapa umum hal ini. Dari apa yang kita pelajari di atas, bahwa para rasul ”ditandai” dengan mujizat dan tanda-tanda ajaib, kelihatannya karunia berbuat mujizat diberikan pada orang-orang Kristen ”biasa” sebagai suatu kekecualian dan bukan kebiasaan. Selain para rasul dan pembantu-pembantu dekat mereka, dalam Perjanjian Baru tidak dikatakan orang-orang lain memiliki karunia berbuat mujizat.

Penting untuk diingat bahwa gereja mula-mula tidak memiliki Alkitab yang lengkap sebagaimana kita miliki hari ini (2 Timotius 3:16-17). Karena itu karunia bernubuat, pengetahuan dan kebijaksanaan, dll dibutuhkan agar supaya orang-orang Kristen mula-mula mengetahui apa yang Allah ingin mereka lakukan. Karunia bernubuat memampukan orang-orang percaya mengkomunikasikan kebenaran dan wahyu baru dari Tuhan. Sekarang setelah wahyu Allah lengkap dalam Alkitab, karunia yang bersifat ”pewahyuan” tidak lagi dibutuhkan, paling tidak dalam kapasitas seperti dalam Perjanjian Baru.

Allah secara ajaib menyembuhkan orang setiap hari. Allah masih berbicara kepada kita pada zaman sekarang, baik dengan suara yang kedengaran, maupun dalam pikiran kita, atau melalui kesan dan perasaan yang kita dapatkan. Allah masih melakukan tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa yang mengherankan, dan kadang-kadang melakukan mujizat-mujizat itu melalui orang Kristen. Namun demikian, apa yang dilakukan tidak selalu berarti itu adalah karunia melakukan mujizat. Tujuan utama dari karunia berbuat mujizat adalah untuk membuktikan bahwa Injil itu benar adanya dan bahwa para rasul adalah benar-benar utusan-utusan Allah. Alkitab tidak secara langsung mengatakan bahwa karunia mujizat sudah berhenti, namun memberikan dasar untuk memahami bahwa karunia itu mungkin tidak lagi dibutuhkan.

Ternyata ada 10 Permintaan Iblis kepada Allah

Menyusul diusirnya Iblis dari surga, maka Iblis meminta 10 hal kepada Allah  sebagai kompensasi atas dikeluarkannya dia dari surga Allah. Permintaan itu dijelaskan Iblis sendiri ketika suatu waktu dia datang atas perintah Allah.

Iblis berkata;

  1. Aku minta agar Allah membiarkan aku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah pun mengizinkan. Allah berfirman “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka.  Tidaklah janji setan itu kecuali tipuan.”Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram (yang diperoleh dari cara-cara yang melawan agama Allah, seperti riba, memakan harta anak yatim, harta judi, harta korupsi, dsb). Aku juga makan dari makanan yang tidak dimakan tanpa menyebut nama Allah sebelumnya.
  2. Aku minta agar Allah membiarkan aku ikut bersama dengan orang yang berhubungan intim dengan isterinya tanpa berlindung dengan Allah. Saat itu anak-anakku (setan) ikut bersama (bercinta) dengan mereka dan anak yang dilahirkan oleh istrinya nanti, akan sangat patuh kepadaku dan anak-anakku.
  3. Aku minta agar boleh ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal, seperti pergi ke tempat-tempat maksiat.
  4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi (dan toilet) sebagai rumahku.
  5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar (mall) sebagai tempat ibadahku.
  6. Aku minta agar Allah menjadikan syair-syair (musik yang melalaikan manusia dari Allah) sebagai kitabku.
  7. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
  8. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Dia jadikan semua manusia yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku“Orang-orang boros adalah saudara-saudara setan.”
  9. Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku
  10. Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk bergerak dalam aliran darah manusia.

Iblis lalu melanjutkan “ aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun. Aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa walau seorang pun di planet ini untuk beriman kepada Allah . Sebagaimana dirimu sendiri. Tidak bisa memberikan petunjuk sedikitpun. Engkau hanyalah nabi yang menyampaikan amanat. Jika engkau bisa memberikan petunjuk keimanan, tak akan ada satupun kaum kafir di muka bumi ini. Aku hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Sebagai penutup, Iblis berkata lagi “ takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan , pemimpin makhluk-makhluk yang beruntung, pemimpin penduduk Surga. Maha Suci Allah yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk yang merugi, dan pemimpin penduduk Neraka. Akulah orang yang celaka dan terusir. Ini yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong kepadamu saat ini”.

Siapakah Iblis itu?

Iblis dahulunya merupakan pemimpin dari para Malaikat yang tinggal di langit. Dia beribadah kepada Allah  selama ratusan ribu tahun hingga diberi karunia olehNya berupa wajah yang sangat tampan dan berpenampilan fisik sangat indah. Dalam suatu riwayat menyebutkan, karena begitu taatnya Iblis saat itu kepada Allah , sampai-sampai dia memiliki 600 sayap yang menyamai jumlah sayap yang dimiliki pemimpin para malaikat, Jibril.

Kejatuhan Iblis dimulai saat Allah menciptakan  Adam  sebagai pemimpin di planet bumi. Iblis pun dengki dan bersaksi di hadapan Allah , bahwa dia lebih mulia dari Adam  karena dia diciptakan dari api. Dia merasa dengki kepada Adam  yang telah menikmati karunia besar berupa penghormatan dari Allah dan para malaikat sejak pertama kali dirinya diciptakan, sementara Iblis harus bekerja keras dengan beribadah selama ratusan ribu tahun untuk mencapai posisinya yang sekarang. Iblis pun mengingkarinya. Sejak saat itu iblis menjadi musuh utama yang sebenar-benarnya bagi anak cucu Adam  (umat manusia) hingga hari Kiamat nanti.

Berikut kronologis kejadiannya,

Kemudian Allah memerintahkan kepada para malaikat, “Sujudlah kalian kepada Adam! lalu mereka pun sujud. Kecuali Iblis. Dia enggan dan menyombongkan dirinya. Jadilah dia termasuk golongan yang ingkar (kafir).”

Allah berfirman, “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada Adam ketika Aku memerintahkanmu?”

Iblis menjawab, “Aku lebih baik dari dia. Engkau ciptakan aku dari api sedangkan Engkau ciptakan dia (Adam) dari tanah.”

Allah berfirman, “Turunlah kamu darinya (Surga), karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk (golongan) yang hina.”

Dia pun meminta kepada Allah untuk menangguhkan kematiannya hingga hari kiamat. Iblis dendam kepada manusia, sebagai keturunan Adam , karena kehadirannya, obsesinya jadi makhluk nomor satu sepanjang masa jadi buyar. Iblis mempunyai keturunan dari bangsa jin yang disebut Setan. Setelah diberi waktu tangguh, seluruh jin dan manusia yang menjadi pengikutnya; berbuat maksiat, melawan Allah, dan memelihara keangkuhan dan kebatilan, juga disebut Setan.

Iblis berkata, “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan (hari Kiamat).”

Berfirman Allah, “Sesungguhnya kamu termasuk yang orang-orang diberi tangguh.”

Iblis bersumpah, “Karena Engkau telah menghukumi saya tersesat, saya SUNGGUH-SUNGGUH akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus (Jalan Salib). Kemudian saya akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang, dari kanan dan kiri mereka. Engkau tidak akan menemukan mayoritas dari mereka (ke dalam golongan) yang bersyukur.”

Allah berfirman, “Keluarlah kamu darinya (surga) sebagai yang terhina lagi terusir. Sesungguhnya siapa saja di antara mereka (manusia dan jin) yang mengikuti (jejak) kamu, Aku akan benar-benar mengisi neraka Jahannam itu dengan kalian.”

Saat dikutuk, wajahnya yang semula luar biasa tampan, menjadi luar biasa buruk, mirip wajah kambing yang cacat. Diapun memiliki tanduk dan wajahnya sendiri ada banyak di beberapa bagian tubuhnya. Wujudnya yang buruk rupa itu sebagai simbol keangkuhan dan kedengkiannya di hadapan Yang Maha Kuasa, dan sebagai persaksian dirinya sebagai raja dari makhluk-makhluk yang dimurkaiNya.

Iblis juga berhasil mengukir prestasi dalam sejarah, sebagai makhluk yang pertama kali berbohong di alam semesta ini, dengan membohongi  Adam beserta istrinya  Hawa agar mau memakan buah Kholdi yang terlarang untuk dimakan. Dia menjelaskan kepada keduanya, siapa saja yang memakan buah itu, akan menjadi abadi di dalam surga.

10 Penyebab Setan Masuk Kedalam Tubuh Kita

Hati manusia bagaikan benteng sedangkan setan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya setan ke dalam hati. Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu setan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan setan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan setan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya setan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasi hati manusia

iblis masuk kedalam tubuh kita

Pintu tempat masuknya setan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki setan sebenarnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh setan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki setan itu adalah:

Marah

Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara setan. Bila manusia marah maka syetan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan setan.


Rakus

Manusia bila rakus dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia akan menjadi buta.” Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya setan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat  dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah setan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.


Perut kenyang

Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata setan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya. Beliau melihat pada setan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Setan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Setan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk beribadah. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab syetan. Kemudian Nabi Yahya berkata: Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya. Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang beriman selamanya.

Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:

  • Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.
  • Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira  bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.
  • Mengganggu ketaatan kepada Allah
  • Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan
  • Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
  • Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani


Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga

Bila setan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan ibadah kepada Allah.


Tergesa-gesa dalam bertindak

Tergesa-gesa termasuk perbuatan setan dan hati-hati adalah dari Allah . Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain ditegaskan: “Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita dilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan mata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka setan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.


Mencintai harta

Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi setan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.


Sombong dan meremehkan kelompok lain.

Orang yang sombong dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.

Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila setan menghiasi pada manusia bahwa sombong itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.


Kikir dan takut miskin.

Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan derma atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin.  Sesungguhnya setan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalam tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, mendermakannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dari hak kewajibannya .

Nabi berkata: Setan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban mendermakannya.


Memikirkan Dzat Allah

Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.


Curiga terhadap orang lain
 jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan percayalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. 

 

Ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan setan adalah dengan menutup semua pintu masuknya setan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka setan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena iman kita kuat. Namun perlu diketahui bahwa doa tidak akan kokoh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya masih diliputi oleh perbuatan tercela maka ibadah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran syetan.

Bagaimana Setan bekerja pada manusia

Setan dalam hal ini biasanya selalu dikaitkan dengan mahluk halus yang menyeramkan dan selalu muncul menakuti orang. Namun kita perlu berikan sedikit penjelasan akan setan dalam kehidupan manusa. Mungkin artikel ini akan membuat Anda lebih terbuka dalam menanggapi akan setan.

Setan adalah mahluk negatif yang tidak terlihat secara kasat mata. Manusia normal tidak akan bisa melihat wujud dan bentuknya. Supaya lebih enak dan halus dalam menyebut kami menggunakan istilah Mahluk Negatif atau biasa kita singkat dengan Mahluk.

Mahluk akan masuk setiap ada sedikit celah di tubuh dan pikiran Anda. Mahluk bisa menempel pada tubuh manusia dalam beberapa cara :

Ketika iman manusia turun

Biasanya orang-orang yang jauh dengan Allah, seperti manusia yang lebih mementingkan keduniawian, tidak percaya akan adanya Mahluk ini. Mereka lebih suka berargumentasi menggunakan LOGIKA, orang seperti ini akan sangat gampang di masuki oleh Mahluk. Ketika orang tersebut menyimpang dari kaedah kebenaran (melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki Allah) maka Mahluk akan dengan cepat masuk untuk mendukung aksi manusia ini, namun mereka tidak menyadarinya.

Orang dengan emosi yang tidak stabil juga akan gampang ketempelan mahluk, seperti orang yang suka marah-marah, makan terlalu kenyang, malas bekerja dan hal lain yang membuat manusia ketempelan mahluk.

Ciri-ciri manusia ketempelan mahluk adalah mengalami perubahan yang cukup signifikan, melakukan aktivitas yang tidak wajar. Contoh : marah yang meledak-ledak, tidak mau mendengarkan nasihat orang lain yang biasanya anda bisa terima nasehat orang lain, menjadi tega melakukan sesuatu yang biasanya anda tidak berani lakukan, jika Anda sedang sakit biasanya ketika Anda sembuh, tidak berlangsung lama penyakit tersebut akan muncul kembali dan masih banyak contoh lainnya.

Mahluk yang di kirim oleh seseorang

Dikirim oleh seseorang berarti disengaja masuk ke tubuh manusia oleh seseorang yang memahami dunia supra natural. Biasanya mahluk yang disengaja masuk kedalam tubuh manusia, pasti dengan tujuan tertentu, seperti : membuat orang yang dikirimi menjadi sakit, pikirannya diganggu supaya bisa dipengaruhi, bahkan sampai ada yang diminta untuk menghancurkan dan masih banyak request dimana kebanyakan tujuannya adalah negatif.

Biasanya orang dengan kadar iman yang kurang akan mudah dimasuki mahluk untuk dipengaruhi, namun sebaliknya manusia yang memiliki iman bagus (bertumbuh) akan susah untuk dimasuki mahluk, tetapi mahluk yang dikirim tidak hanya berhenti begitu saja, mahluk akan mencari anggota keluarga Anda yang bisa untuk dipengaruhi. Contohnya : jika Anda memiliki iman yang bagus, tetapi belum tentu dengan istri dan anak-anak Anda. Bahkan bisa saja menyerang orang tua Anda jika pada saat itu kualitass imannya sedang tidak bagus.

Mahluk yang sengaja dipanggil oleh manusia

Tipe ini berarti manusianya sendiri yang meminta bantuan mahluk dengan tujuan tertentu. Mahluk dengan tipe seperti ini biasanya dipelihara oleh orang untuk melaksanakan kehendak atau keinginannya seperti membantu supaya cepat kaya, cepat tenar dan terkenal, menjadi lebih perkasa, menjadi lebih cantik dan masih banyak lagi permintaan-permintaan yang lainnya. Namun yang perlu diperhatikan adalah orang yang meminta mahluk untuk melakukan kehendaknya pasti ada syarat dan ketentuan berlakunya, segala konsekuensinya harus ditanggung oleh orang tersebut.

Kesimpulan

Meskipun Anda menyangkal bahwa bantuan mahluk dilakukan untuk tujuan positif namun yang namanya mahluk auranya negatif dimana suatu saat akan ada dampak negatif yang mengenai Anda sendiri. Oleh sebab itu perlu diperhatikan dan dipikirkan masak-masak sebelum bertindak.

Melalui artikel ini diharapkan Anda menjadi terbuka wawasannya akan peran mahluk pada manusia. Mahluk sangat merugikan manusia. Manusia yang jauh dari Allah, manusia yang tidak sungguh-sungguh mencari Allah akan sangat gampang tergoda dengan peran serta Mahluk didalam kehidupannya.

Mahluk tidak mungkin memberikan apa yang Anda inginkan secara GRATIS, mahluk akan meminta imbalan berupa rongrongan dunia. Contoh : rejeki anak cucu akan diambil lebih dahulu untuk kepentingan Anda saat ini, menjadi sering sakit-sakitan, tumbal nyawa, usia hidup Anda yang akan dikurangi untuk kepentingan Anda. Dengan bersekutu dengan mahluk setelah Anda meninggal nanti, Anda akan dijadikan budaknya.

Namun sebaliknya, jika Anda seorang yang taat kepada Allah, biasanya menggunakan Mahluk adalah suatu hal tidak boleh dilakukan, mengapa? Karena Anda akan menduakan Allah, Allah tidak pernah mengijinkan Anda untuk bersekutu dengan Mahluk. Bersekutulah dengan Sang Pencipta maka Anda akan selamat.

Waspadalah Waspadalah ….

 

NERVOUS TIDAK PERLU DIHILANGKAN

Banyak orang ingin cepat tenang.
Ingin cepat fokus.
Ingin cepat “beres”.

Padahal, sering kali yang terjadi justru sebaliknya.
Semakin nervous dilawan, tubuh malah semakin tegang.

Ebook ini tidak mengajakmu menghilangkan nervous.
Ebook ini mengajakmu memahaminya.

Jika kamu sering mengalami ini :

Sudah mencoba “menenangkan diri”, tapi tidak berhasil

Kemungkinan besar, bukan ada yang salah denganmu.
Tubuhmu hanya sedang memberi sinyal.

Tentang ebook ini

NERVOUS TIDAK PERLU DIHILANGKAN
bukan buku motivasi.
bukan juga kumpulan teori berat.

Ini adalah panduan reflektif yang ditulis untuk membantu kamu:

Bukan dengan teknik instan,
tetapi dengan kesadaran yang membumi.

Apa yang akan kamu pelajari

Semua dibahas dengan bahasa sederhana,
tanpa menggurui, dan tanpa klaim berlebihan.

Ebook ini cocok untuk kamu yang

Bonus yang kamu dapatkan

📘 Bonus 1 – Refleksi Tubuh & Emosi (PDF)
Panduan sederhana untuk mengenali respon tubuh dengan jujur.

📘 Bonus 2 – Catatan Kesadaran Harian
Membantu kamu mengamati nervous dalam keseharian.

📘 Bonus 3 – Cara Membaca Ebook Ini dengan Pelan
Agar ebook ini tidak dibaca sebagai teori, tapi pengalaman.

Investasi untuk dirimu

Nilai keseluruhan materi dan bonus: Rp300.000

Hari ini kamu bisa mengakses semuanya dengan investasi:

Rp133.000

Bukan untuk menghilangkan nervous,
tetapi untuk berhenti berperang dengan diri sendiri.

Penutup

Banyak orang menghabiskan waktu dan energi
untuk melawan rasa yang sebenarnya ingin dipahami.

Ebook ini bukan janji instan.
Ini undangan untuk kembali mendengarkan tubuhmu.

Jika tulisan ini terasa ngena,
mungkin ebook ini memang ditulis untukmu.

Baca saat kamu siap.

AKAR KEPAHITAN SEBENARNYA TIDAK ADA

Akar Pahit harus dibereskan

Akar pahit adalah endapan emosi yang terbentuk dari pikiran dan rasa NEGATIF. Perasaan sedih, khawatir, takut, dendam dan teman-temannya ini yang membuat tubuh kita memendam emosi yang nantinya menjadi akar pahit. Hal ini tidak baik adanya karena akan memicu berbagai kejadian tidak enak di sekitar kita, baik itu kepada orang tua, mertua, suami/istri, anak, sahabat, dan sebagainya. Perlu kita sadari akan hal ini dengan baik, karena akar pahit ini juga akan memicu sebuah penyakit dimana ketika di cek laboratorium tubuh kita semuanya baik-baik saja, tetapi kenyataannya kita sedang sakit.

Apa yang harus kita lakukan?

Dalam hidup pikiran dan perasaan kita ini sangat dominan untuk kita melakukan aktifitas. Jika kita bisa MENERIMA pikiran dan perasaan yang sedang terjadi baik itu NEGATIF dan POSITIF, maka pikiran dan perasaan kita bisa DAMAI. Tetapi kenyataannya manusia selalu MENOLAK yang NEGATIF, dan MENERIMA yang POSITIF.

Bobot NEGATIF dan POSITIF sebenarnya sama, jadi berlakulah sama terhadap semuanya. Ibarat anak atau buah hati kita, meskipun anak kita berlaku atau bersikap jelek sebagai orang tua tetap MENCINTAI anak kita. Demikian juga dengan semua kejadian yang terjadi di kehidupan kita masing-masing. MENCINTAI berarti kita menerima semuanya baik itu POSITIF dan NEGATIF dengan gembira, sehingga semua pikiran dan perasaan kita selalu NETRAL setiap harinya.

Coba kita melihat orang gila, yang selalu ketawa-ketawa sendiri, dia makan dari sampah, sisa makanan orang, tapi tubuhnya tidak pernah sakit, kehujanan dan kepanasan selalu tertawa. Covid19 dimana semua takut mati, orang gila mana ada yang terkena Covid. Orang gila adalah contoh bagi kita agar semua yang terjadi kita terima dengan Bahagia.

KUNCINYA BAHAGIA YANG TULUS, BUKA BERUSAHA BAHAGIA.

Apa yang bisa membuat kita Bahagia? Kebersyukuran kita adalah KUNCI kebahagiaan. Bersyukur dan berterima kasih berbeda, bersyukur artinya kita menerima apa yang ada pada diri kita saat ini dan sifatnya selamanya, berterima kasih bisa terjadi ketika kita menerima sesuatu dan sifatnya hanya sementara.

Contoh : dari usaha yang sudah Anda lakukan, Anda berhasil meraih mobil pertama Anda, sebut saja TOYOTA AGYA. Hari pertama mendapatkannya, mobil tersebut selalu Anda lihat dengan seksama, dicuci sendiri, di poles, diberi anti karat, diberi accessories tambahan agar lebih kelihatan indah di pandang, dan lain sebagainya. Tetapi apa yang terjadi ketika mobil tersebut sudah berumur 3 atau 6 bulan. Rasa senang Anda sudah menjadi biasa saja, dan anda akan perlakukan mobil tersebut juga biasa saja.

Bersyukur bisa terjadi ketika pikiran dan perasaan kita NETRAL. Bagaimana bisa tahu kalau perasaan kita sudah NETRAL?

Ambil contoh ketika kita dihadapkan dengan masalah percintaan. Anda harus putus dengan pasangan karena satu atau dua hal (statusnya masih pacarana). Anda pasti merasakan dadanya sesek, sedih, ingin marah, bahkan sampe ingin lari dari perasaan ini betul demikian? Ketika Anda merasakan hal ini berarti Anda tidak membiarkan rasa tersebut lewat malah MENOLAK perasaan tersebut. Pikiran menjadi ruwet, memikirkan cara untuk balas dendam dengan pasangan agar rasa sakit hati Anda terbayar, mungkin ada yang lari ke dukun untuk membalaskan sakit hati Anda, dan banyak aksi penolakan dari hati Anda akan masalah ini. Jika ini dibiarkan terus, hidup anda akan semakin ruwet. Sebenarnya Anda hanya perlu berdiam diri 5-10 menit untuk menerima semua rasa dan pikiran negative yang berkecamuk saat itu dan rasa itu akan hilang sendirinya dan anda menjadi biasa lagi.

Tapi perlu di TES apakah benar-benar sudah biasa apa masih ada sakitnya walau kadarnya sudah berkurang (yang tadinya 100% sekarang tinggal 40%). TES ini perlu dilakukan agar benar-benar NETRAL atau kondisinya tinggal 0%.

TES PERTAMA : coba pergi ketempat-tempat yang biasa anda datangi Bersama, masih terasa sakit dan pikiran ruwet atau tidak? Kalau masih cukup lakukan hal yang sama, berdiam diri 5-10 menit untuk menerima semua rasa dan pikiran saat itu. Sampe Anda merasakan damai pada TES PERTAMA ini.

TES KEDUA : coba hubungi dia per telpon, berikan perhatian sebagai teman. Saat anda dengar suaranya, apakah masih sakit hati? Jika masih lakukan hal yang sama sampai Anda merasa damai di TES KEDUA ini.

TES KETIGA : coba bertemu dengan dia disuatu tempat atau main kerumahnya. Apakah hati dan pikiran anda masih bergejolak jadi tambah ruwet? Kalau masih cukup lakukan hal yang sama, berdiam diri 5-10 menit untuk menerima semua rasa dan pikiran saat itu. Sampe Anda merasakan damai pada TES KETIGA ini.

TES KEEMPAT : coba lakukan kebaikan kepada mantan apapun itu bentuknya, apakah Anda masih berharap untuk kembali dengan dia, apakah hati dan pikiran anda menjadi ruwet lagi ? Kalau masih cukup lakukan hal yang sama, berdiam diri 5-10 menit untuk menerima semua rasa dan pikiran saat itu. Sampe Anda merasakan damai pada TES PERTAMA ini.

Jika 4 tes ini sudah berhasil anda lalui dengan penuh suka cita dan damai, berarti rasa dan pikiran Anda akan si DIA sudah NETRAL.

Disinilah letak kebahagiaan yang sebenarnya, ketika anda sudah tidak ada rasa negative yang terpendam di hati, tidak ada pikiran-pikiran negative yang merujuk pada perbuatan negative. Bahagia itu bisa merasakan kasih ALLAH, karena ALLAH itu adalah KASIH yang SEMPURNA. Ketika perasaan kita sedih atau sedang mengalami yang NEGATIF, Allah selalu hadir untuk menghibur tetapi Anda sendiri yang tidak mau bahkan tidak merasakan kehadiran ALLAH itu sendiri.

SADAR bahwa ALLAH itu ada didalam KITA sebagai MANUSIA

Kita sebagai manusia adalah mahluk yang special, kenapa? Hanya manusia yang memiliki TUBUH, JIWA DAN ROH. Mahluk lain tidak ada ROH, ALLAH hanya memberikan ROH kepada manusia. Kita perlu menyadari akan hal ini agar hidup kita selalu penuh dengan suka cita dan damai. DAMAI SEJAHTERA bagimu, ALLAH selalu berkata demikian melalui firman-Nya yang hidup, sadarkah Anda dengan hal ini?

Kita sebanarnya sudah dilahirkan di garis FINISH, yakni Bersatu dengan ALLAH sendiri, tetapi karena kehendak bebas yang diberikan kepada manusia. Manusia jadi bingung sendiri, karena semasa hidupnya mendapatkan berbagai macam pengetahuan dari berbagai sumber (keluarga, lingkungan, tempat perkumpulan), tradisi, ritual, doktrin, ajaran agama dan lain sebagainya, yang membuat dirinya seolah jauh dari ALLAH. Padahal ALLAH sudah ada di hati manusia sejak dilahirkan ke dunia ini.

Kita dilahirkan dengan scenario yang sudah dibentuk oleh SANG PENCIPTA, dengan tujuan akhir yang sama yaitu kematian. Namun didalam kematian ini jika kita sadar bahwa kita sudah ada didalam ALLAH dan ALLAH didalam kita, maka kematian bukan merupakan kematian tetapi kehidupan KEKAL. Kematian sejatinya tidak ada, karena ALLAH menciptakan kita begitu sempurna.

Akar Pahit yang membuat manusia menjadi jauh dari KESADARAN. Manusia harusnya sadar akan hal ini sejak dini, agar rencana ALLAH atas kita bisa terlaksana dengan baik. Akar Pahit sendiri jika kita menyadari kasih ALLAH sebenarnya juga tidak ada. Akar pahit seperti dendam, sakit hati, takut, khawatir, dan teman-temannya yang NEGATIF membuat aliran energi ILAHI tersumbat, bukan karena tersumbat sampah / kotoran melainkan tersumbat karena MEMBEKU. Bagaimana supaya bisa lancar kembali? Kita perlu menyadari bahwa akar pahit ini, menyadari berarti kita mencintai pikiran dan perasaan yang NEGATIF ini, sehingga semuanya akan lewat begitu saja dan hati kita menjadi NETRAL kembali. NETRAL berarti kita ada dalam kondisi DAMAI dan SUKACITA.

Kesadaran akan POSISI Rejeki dan Kesehatan

KESADARAN AKAN TUBUH JIWA DAN ROH

Manusia adalah ciptaan Allah istimewa karena terdiri dari TUBUH, JIWA dan ROH. Apapun yang kita lakukan selama di dunia ini, apapun kejadian yang kita alami, apapun yang membuat kita memiliki rasa sedih dan gembira, apapun yang pikiran-pikiran yang kita miliki adalah representasi dari 3 faktor utama dalam manusia. Jika ROH kita baik otomatis JIWA kita menjadi baik dan tindakan yang dilakukan oleh TUBUH akan mengikuti secara otomatis.

Ketika kita menjalani hidup di dunia ini, kita pasti banyak menggunakan pikiran dan perasaan dalam menghadapi banyak hal. Pikiran dan perasaan yang kita alami sangat berpengaruh terhadap rejeki dan kesehatan. Pikiran dan perasaan kita setiap hari harus selesai pada hari itu, tidak terbawa di hari-hari berikutnya, entah itu perasaan sedih dan bahagia, pikiran jelek dan pikiran baik.

Kenyataan yang kita hadapi, manusia bisa menyelesaikan pikiran dan perasaan yang POSITIF saja, tetapi yang NEGATIF sering kali tidak bisa di selesaikan, bahkan mengendap lama di tubuh, sehingga mempengaruhi energi yang terpancar dari diri manusia itu sendiri. Hubungan antara Allah dan manusia bisa terlihat dari pancaran energi seseorang, jika seseorang manusia memiliki hubungan yang baik dengan ALLAH, manusia tersebut bisa merasakan kehadiran ALLAH. Ungkapan rasa SYUKUR itu benar-benar nyata didalam kehidupan manusia tersebut. Semua itu bisa terjadi ketika IMAN seseorang tersebut baik adanya, karena IMAN adalah dasar dari segala sesuatu yang tidak terlihat.

Energi yang mengalir di kehidupan manusia, mengakibatkan dampak terhadap REJEKI dan KESEHATAN. Jika seseorang dalam menjalani hidup penuh dengan BAHAGIA dan selalu mengucap SYUKUR, energi yang terpancar dalam diri manusia tersebut akan baik selalu adanya, tidak heran jika selalu sehat dan rejeki selalu mengalir di kehidupannya bahkan mengalir deras, namun jika sebaliknya, manusia akan selalu merasa kekurangan, rejeki terasa terhenti, mengerjakan segala sesuatunya tidak ada yang berhasil, selalu menganggap segala sesuatunya adalah sebuah masalah, sulit untuk bersyukur bahkan dari hal yang paling kecil (bersyukur masih di beri kesempatan hidup sampai saat ini), bisa bernafas, makan, berjalan, melihat dan mendengar.

Hal Pikiran dan Perasaan ini tidak memandang apapun dan siapapun, kaya dan miskin, tua dan muda, banyak dari mereka tidak bisa mengendalikan pikiran dan perasaan mereka ketika berhadapan dengan yang NEGATIF.

Bagaimana memperbaiki Energi pada diri kita?

Banyak orang lari dari perasaan yang NEGATIF, mereka tidak mau merasakan sakit hati, sedih, takut, khawatir dan teman-teman lainnya. Dalam menghadapi rasa ini mereka cenderung berusaha melawan dan menghindari dimana hasil dari usahanya tersebut adalah mengalami hal yang selalu berulang dan tidak kunjung selesai.

Endapan Perasaan NEGATIF : jika kita terus menerus melawan pikiran dan perasaan negatif ini lama kelamaan kita akan merasa kelelahan karena TUBUH akan mengalami dampak dari JIWA dan ROH yang tidak baik bahkan JIWA kita mengalami dahaga karena kering.

MENERIMA adalah SOLUSI

Manusia sudah di design sedemikian rupa oleh Sang Pencipta untuk menerima. Sering kali manusia karena mendapat masukan – masukan dari keluarga, tradisi, doktrin, kepercayaan maka manusia membentuk filter dalam dirinya. Filter ini hidup ketika menerima yang NEGATIF, tetapi jika POSITIF filter mati. Intinya manusia hanya mau menerima yang mengenakan hati, jika itu membuat hatinya tidak enak akan di TOLAK.

Apa yang terjadi jika selalu MENOLAK yang NEGATIF?

Kita perlu tahu bahwa perasaan POSITIF dan NEGATIF sebenarnya bobotnya sama, hanya filter didalam tubuh kita yang membuat perlawanan terhadap yang negatif. Jika yang POSITIF kita bisa menerima dengan baik, kita juga harus bisa menerima yang NEGATIF juga.

Memang secara hormone perlakuannya berbeda, POSITIF lebih kepada hormone kebahagiaan : dopamin, oksitosin, serotonin, dan endorphin, sedangkan hormone kesedihan : hormon kortisol yang akan hidup ketika kita didalam kondisi stress.

Jika kita menerima semuanya dengan baik, semua pikiran dan rasa akan lewat begitu saja. Contoh jika Anda menerima rasa senang / gembira karena Anda mendapat ticket tour 7 hari ke Amerika plus uang saku. Pertama-tama yang Anda rasakan akan sangat gembira dan mungkin meluapkan kegirangan dengan menghubungi sanak saudara untuk memberitakan berita Bahagia ini. Singkat cerita anda sudah menikmati kesenangan tour Amerika, setelah 3 bulan Anda disuruh merasakan rasa senang Anda seperti waktu awal pertama kali, apa yang Anda dapatkan? Rasa senang itu sudah menjadi biasa kadarnya karena rasa senang tersebut berhasil Anda TERIMA dengan baik (tanpa ada PENOLAKAN).

Contoh lagi, ketika Anda dan istri Anda merindukan buah hati, tiba-tiba istri Anda memberikan kabar jika dirinya positif hamil, Anda pasti akan sangat kegirangan bahkan bisa sampai meneteskan air mata, karena anda sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. Bukan begitu? Tapi setelah Anak Anda lahir, rasa gembira ketika anda mendapat kabar bahwa istri anda positif hamil sudah tidak lagi terasa seperti awal mula. Hal ini wajar, karena Anda menerima rasa gembira tersebut dengan baik, sehingga rasa gembira tersebut lewat dengan sempurna.

Bandingkan dengan rasa sakit hati ketika Anda dikhianiati istri. Istri anda selingkuh dibelakang Anda, kemudian Anda menceraikan istri Anda. Kejadian sakit hati ini, akan terus anda ingat sedetil-detilnya meski kejadian tersebut sudah lewat 5 tahun. Benar demikian?

Apa yang membedakan? Hati Anda tidak bisa menerima rasa sakit hati tersebut dan menahan rasa tersebut tetap ada. Padahal jika rasa sakit hati Anda tersebut anda terima seperti rasa senang, rasa sakit hati itu akan lewat begitu saja seperti rasa senang.

Sadarkah Anda akan hal ini ?

MENERIMA itu tanpa USAHA APAPUN

Pada saat kita menerima segala kejadian, kita harus menyadari bahwa kita adalah TUBUH JIWA dan ROH. Pada saat kita menerima jangan posisikan TUBUH dan JIWA kita yang menerima, namun ROH kita yang menerima, karena ketika ROH kita sudah bisa menerima segala kejadian dengan baik, TUBUH DAN JIWA kita akan mengikuti apa yang ROH kita alami. Pada saat ROH kita menerima kejadian, ROH tidak mungkin bisa campur tangan atau merasakan apalagi berpikir. ROH murni hanya sebagai penonton setiap kejadian yang sedang kita alami. Intinya dengan menjadi penonton, hati dan pikiran kita menjadi DAMAI.

Kehidupan yang kita jalani setiap hari ibarat sebuah film yang sedang di putar dan akan berakhir ketika kita tidur malam. Menerima adalah sebuah posisi dimana kita sebagai manusia hanya menyaksikan segala macam kejadian yang melibatkan pikiran dan rasa (terutama yang NEGATIF). Jika kita dalam menonton sebuah film ikut terlibat dalam filmnya, maka pikiran dan rasa kita bergejolak dan film tersebut terkadang malah terhenti di tengah jalan. Padahal jika kita tidak terlibat didalam adegan film tersebut, film tersebut akan selesai dengan sendirinya, yakni ketika kita tidur malam.

Jadi MERIMA itu tidak perlu usaha apapun, kita hanya cukup diam dan menyaksikan segala adegan dalam cerita tersebut hingga selesai. Begitu kita terlibat didalamnya, film hari itu tidak selesai dan akan dilanjutkan dihari berikutnya, padahal dihari berikutnya ada film baru yang harus kita tonton hingga selesai. Jika kita terus terlibat didalam film tersebut akan membuat terhenti lagi dan kita harus melanjutkannya lagi dikemudian hari.

Terhentinya film tersebut adalah ketika kita tidak bisa menerima sebuah kejadian yang membuat kita berpikir dan merasakan perasaan yang NEGATIF (takut, sakit hati, marah, iri, nafsu berlebihan, dan teman-temannya).

Contoh ketika kita sedang memiliki hutang bank 100 juta dan kita tidak bisa membayar bunga atau melunasi hutang tersebut karena perputaran usaha kita yang macet. Perasaan yang muncul ketika kita sedang mengalami hal ini biasanya ketakutan (apapun bentuknya). Jika kita menerima rasa ini dengan baik, maka rasa takut tersebut lewat dan perasaan kita menjadi biasa.

Ketika kita bisa menerima rasa takut ini dengan baik, berarti kita sedang menggunakan ROH kita dengan baik, sehingga TUBUH dan JIWA kita lebih tenang dalam menghadapi rasa NEGATIF.

Setelah kita berhasil menerima rasa takut bukan berarti hutang kita kemudian selesai.

Apa yang harus kita lakukan setelah dapat menerima ?

Jika kita sudah bisa menerima rasa NEGATIF berarti kita sudah berhasil menjadi PENONTON sepenuhnya terhadap film yang sedang kita mainkan. Apa yang harus kita lakukan selanjutnya adalah terus menjalani film kita setiap hari. Ketika kita bisa menerima berarti ROH kita hidup, dengan ROH yang hidup alam semesta akan memberikan kita solusi atas permasalahan yang kita hadapi dengan caranya yang AJAIB. Tugas kita hanya menunggu.

Jebakan dalam melakukan aktivitas

Jika kita percaya bahwa Allah beserta kita, maka percayalah bahwa Allah tidak akan membiarkan umatnya ada didalam masalah. Pertolongan akan selalu dating tepat pada waktu-Nya, kita tetap melewati segala sesuatunya setiap hari, kita akan bertemu dengan berbagai macam kejadian berikutnya. Pada kenyataannya kita selalu ingin mempercepat film yang harusnya kita tonton menuju solusi terhadap masalah yang sedang kita hadapi.

Contoh : jika kita sedang berhadapan dengan hutang, maka kita selalu ingin mempercepat hutang tersebut cepat terlunasi dengan kita beraktifitas dengan cara kita sendiri.

Setiap aktifitas yang kita lakukan dengan background masalah yang sedang kita hadapi, maka masalah tersebut tidak akan kunjung selesai, malah tambah ruwet (berantakan), karena setiap tindakan yang kita lakukan penuh dengan nafsu untuk menyelesaikan masalah dengan cara kita bukan cara Allah. Nafsu ini yang membuat pikiran dan perasaan kita menjadi tidak damai. Kita harus menerima rasa atas nafsu kita ini agar kita benar-benar bisa berdamai dengan diri kita sendiri. Jangan terjebak dengan hal ini.

SOLUSI dari ALLAH

Solusi yang diberikan ALLAH tidak mungkin bisa kita pikirkan dan rasakan. Solusi dari ALLAH akan datang kepada kita dengan tidak terduga dan solusi dari ALLAH tidak hanya satu, bisa lebih dari satu. Sabarlah dalam menunggu solusi dari ALLAH.

Banyak dari kita tidak sabar akan hal ini, tidak sabar dalam menjalani keseharian kita. Kita akan dihadapkan dengan kejadian-kejadian serupa yang membuat hati bergejolak lagi (rasa takut, sakit hati, kawatir dan lain sebagainya), kita harus melewati semuanya hanya dengan menerima semuanya. Menerima berarti kita benar-benar iklas dan berpasrah terhadap pertolongan ALLAH, menerima berarti kita BERSYUKUR atas semua kejadian yang terjadi didalam hidup kita.

Bersyukur berbeda dengan Terima Kasih. Bersyukur kita menerima semua yang ada pada kita saat ini, tapi berterima kasih terjadi ketika ada object yang kita terima.

Bahagia berbeda dengan Senang. Berbahagia berarti kita selalu merasakan damai disetiap hari, pikiran dan perasaan kita tidak gampang terganggu dengan hal-hal NEGATIF. Senang terjadi pada diri kita hanya pada kurun waktu tertentu.

Contoh : Ketika kita mendapat hadiah sebuah mobil AVANZA, awal-awal kita akan merawat mobil tersebut dengan seksama, baret sedikit aja langsung di poles, setiap hari di cuci sendiri, diberikan berbagai macam accessories untuk melindungi body mobil agar tetap mulus. Tetapi setelah lewat 3 bulan, 6 bulan bahkan sudah 1 tahun, rasa senang kita akan pudar. Mobil tersebut menjadi sesuatu yang tidak istimewa lagi seperti awal pertama kali memperolehnya.

Jika kita bisa memposisikan TUBUH JIWA DAN ROH di keseharian kita dengan benar, maka kita bisa merasakan kasih ALLAH yang tidak terbatas.

Ketika kita berontak tidak bisa menerima, berarti ROH kita tidak hidup, TUBUH dan JIWA kita yang berperan aktif. TUBUH dan JIWA adalah hal yang TERBATAS, sedangkan ROH adalah hal yang tidak terbatas, karena ROH kita berhubungan dengan ALLAH langsung dimana ALLAH adalah SUMBER dari segala SUMBER yang tidak terbatas.

MENCINTAI RASA TAKUT

Pikiran dan Perasaan selalu muncul setiap hari dalam kehidupan kita, entah itu berbentuk positif dan negatif.

Positif : Senang, gembira, damai, dll

Negatif : sedih, sakit hati, iri hati, marah, dll

Reaksi yang kita berikan juga berbeda antara positif dan negatif. Biasanya reaksi terhadap yang positif akan lebih mudah diterima dan dilewati, namun sebaliknya jika pikiran dan perasaan kita bertemu dengan yang negatif, biasanya reaksi yang diberikan adalah melawan, menolak, menghindari agar perasaan tersebut tidak ada.

Perlu diketahui bahwa bobot positif dan negatif sebenarnya sama bukan merupakan sesuatu yang harus dibandingkan. Kebiasaan dari kecil yang membuat kita salah bereaksi terhadap yang negatif, ingatkah anda ketika kecil, ketika kamu jatuh dari sepeda dan menangis, reaksi dari orang tua kita adalah memukul sepedanya, menyalahkan sepedanya, seolah-olah yang bersalah adalah sepedanya, ada lagi contoh pada saat makan makanan yang manis Anda akan merasa senang, tetapi ketika makan sayur yang pahit, reaksi anda akan memisahkan sayur itu dan tidak memakannya.

Contoh-contoh diatas menunjukan bahwa kita tidak pernah diajarkan untuk menerima yang negatif dengan baik, padahal yang negatif juga memberikan dampak positif bagi kehidupan kita.

REAKSI YANG BENAR

Ketika kita jatuh dari sepeda dan merasakan sakit, yang seharusnya dilakukan oleh orang tua  adalah membiarkan hal tersebut terjadi, mengobati lukanya dan menyuruh mencobanya kembali dengan lebih berhati-hati.

Jika anak anda tidak suka sayuran, bukan dibiarkan menyingkirkan sayuran tersebut tetapi memotivasi anak agar mencintai sayuran, sehingga anak menyadari meskipun pahit rasanya tetapi memiliki manfaat baik bagi tubuh.

Kenapa hal negatif ini muncul ?

Banyak hal yang mengakibatkan pikiran dan perasaan negatif ini muncul, tetapi jika kita sadari sebenarnya akar dari semua rasa negatif ini adalah rasa takut.

Rasa takut membuat kita menjadi berpikira dan merasakan sesuatu yang negatif dan reaksi dari kita sendiri adalah menolak bahkan lari dari perasaan dan pikiran itu, padahal ketika kita lari dari rasa dan pikiran itu, rasa dan pikiran itu akan datang kembali terus menerus.

Sebenarnya rasa dan pikiran negatif itu hanya ingin lewat saja seperti rada dan pikiran positif. Jadi yang harusnya kita lakukan adalah menerimanya sama seperti yang positif.

Menerima berarti mempersilahkan negatif lewat dari pikiran dan perasan kita. Menerima berarti mencintai rasa dan pikiran itum membiarkan rasa dan pikiran negatif itu muncul dan menyelaminya hingga rasa dan pikiran itu hilang sendiri seperti pikiran dan perasaan positif.

CARA MENERIMA

Membiarkan berarti membiarkan, membiarkan berarti bukan mengacuhkan seolah-olah tidak ada. Diri kita harus mengakui rasa takut itu dan menyelaminya hingga rasa dan pikiran tersebut hilang sendiri.

Dasar dari penerimaan adalah CINTA. Kita bisa menerima pasangan kita diwaktu sedih dan gembira, sakit dan sehat, kaya dan miskin karena kita mencintai pasangan kita, begitu juga dengan perasaan dan pikiran negatif yang kita alami. Bukan berarti kita tidak boleh marah, sedih dan iri akan segala sesuatu yang negatif, ekspresi kita boleh kita luapkan tetapi tidak membuat pikiran dan rasa negatif itu tetap ada melainkan membiarkannya hilang sendiri.

KETUHANAN YANG MAHA ESA

Hampir seluruh ajaran agama mengajarkan kita untuk menghormati, mencintai sesama tanpa memandang ras, suku dan budaya. Kita menggunakan rasa cinta sebagai dasar untuk bisa toleransi, dasar untuk bisa menerima perbedaan, tanpa cinta kita tidak mungkin bisa menerima yang negatif.

Menerima berarti membiarkan bukan menolak bahkan melawan. Positif dan negatif dari masing-masing kita harus kita terima dengan cinta kasih. Jika kita tidak mencintai kita tidak bisa menerima. Sebagai contoh paling sederhana, buah hati dari pernikahan, mau seperti apapun itu buah hati kita, sebagai orang tua harus menerima dan mencintainya. Jika kita menolak keberadaaanya maka yang terjadi adalah kesengsaraan dalam pikiran dan hati kita.

Kita memiliki ALLAH yang ESA, dimana ALLAH sendiri menerima kita semua sebagai ciptaan-Nya. Apapun itu profesi, background dan keadaan kita saat ini Allah tidak pernah tidak menerima kita. Kita sendiri yang merasa berdosa, penuh ketidak baikan dan merasa tidak pantas dihadapan ALLAH, hal inilah yang membuat kita terpisah.

Jika kita percaya Allah melindungi dan selalu ada didalam hati kita, maka kita bisa memasrahkan segala sesuatunya kepada Allah, membiarkan Allah yang bekerja di kehidupan kita, kita hanya cukup bekerja sesuai porsi kita dan membiarkan Allah mengerjakan sisanya. Jika kita ada didalam Allah, maka apa yang kita hadapi baik itu positif dan negatif, reaksi kita hanya cukup mengamati tanpa harus terlibat lebih jauh didalamnya. Biarkan Allah yang menggerakan kita bagaimana kita harus bertindak bukan dari kita sendiri.

Jika kita berusaha sendiri tanpa adanya persetujuan Allah, maka kita akan terjebak didalam pikiran dan perasaan yang kita buat sendiri. Jika sadar dan membiarkan pikiran dan perasaan kita ini lewat, maka kita akan menyadari bahwa pikiran dan perasaan kita ini seharusnya kosong. Pikiran dan Perasaan kita ini menjadi ada karena kita sendiri yang tidak membiarkannya lewat.

Curhat Dari Teman

Hampir semua orang di group WhatsApp saya… berlomba membagikan berita atau artikel yang isinya berhubungan dengan kesehatan…

  • mulai dari manfaat buah dan sayur2ran untuk kesehatan…
  • penanganan yg dilakukan kalau sakit ini sakit itu…
  • alat kesehatan untuk membantu menyembuhkan pasca operasi…
  • larangan2 akan makanan tertentu karena terkontaminasi zat A B C D dan zat2 berbahaya lainnya…

anjuran utk senam atau olahraga tiap hari supaya

  • jantung sehat..
  • livernya sehat..
  • pikiran tidak stress…
  • supaya tidak kanker..
  • dan masih banyak lagi artikel2 kesehatan…

intinya … artikel2 ini di bagikan supaya orang2 bisa berumur panjang … ndak sakit2tan..
kasarnya bisa dibilang…

mereka semua takut MATI…

Anehnya…
Mereka yg dipikirin supaya hidupnya enak menikmati dunia sampe tua… ngga pernah memikirkan sama yang memberi HIDUP, ngga ada yang pernah berpikir gimana caranya bisa ketemu dan deket sama Allah yang memberikan kehidupan bagi kita semua ini…

Padahal Allah udah kasih tau CARA-nya supaya bisa ketemu.. tapi manusianya ngga ada yg bener2 mencari Nya..

Buat kebanyakan dari mereka, urusan Allah nomer 100..
kalau dah sakit berat, bangkrut, krisis keuangan berat… baru inget Allah..
disitu terkadang saya merasa heran…

Pola pikirnya terkadang terbalik.. takut MATI alias dipanggil sama Allah tapi pola hidupnya Jauh sama Allah…

Coba kalau ada teman yg membagikan artikel Rohani.. langsung mencela.. sok Suci sok Alim.. dan sok sok yg lain…

Coba Mikir !

Sorry ya kalau saya curhat disini..

Cara Mengetahui Talenta Pada Diri Kita

Kita diciptakan oleh Allah dan hidup di dunia ini dengan dibekali Talenta yang melekat semenjak kita lahir. Namun talenta tersebut tidak secara langsung dapat Anda ketahui, Anda harus mencari dengan berbagai macam kejadian didalam hidup Anda. Ketika Anda menemukan Talenta Anda maka kehidupan Anda akan berubah DRASTIS dan perubahan yang paling terlihat signifikan adalah Character. Anda akan menjadi orang dengan pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Mari kita lihat beberapa contoh kasus berikut ini :

Ada 10 toko Handphone ditempat yang sama, ukuran kios sama, yang dijual sama, pelayanannya sama, bayar sewanya sama, buka di jam operasional yang sama. Namun mengapa  hanya 2 toko handphone yang luar biasa rame pelanggannya ?

Ada 5 dokter spesialis Kulit dan Kelamin bekerja di Rumah Sakit. Mereka bekerja dengan porsi jam yang sama, peralatan yang sama, pendidikannya juga sama. Namun kenapa hanya 2 dokter yang pasiennya membludak ?

Dari contoh diatas mari kita bisa lihat orang yang memang bekerja pada panggilannya dan orang yang hanya ikut-ikutan saja.

Contoh lain Anda bisa cek dari 100 mahasiswa jurusan Teknik Sipil tidak semua mahasiswa menjawab dengan sadar bahwa dia memang menyukai Teknik Sipil dan bahkan jika diprosentase Anda akan mendapatkan hanya 5 % mahasiswa yang memang terpanggil untuk kuliah di  Teknik Sipil.

Ciri-ciri orang yang bekerja sesuai dengan Talenta atau panggilannya

  • Memiliki ketenangan dalam menghadapi situasi apapun. Sepi atau Ramai omzet yang didapat selalu bersyukur.
  • Tidak takut bersaing. Justru menjadikan kompetitor sebagai tolak ukur kondisi dirinya sekarang. Dia akan selalu menggali dan menggali apa  yang kurang didalam dirinya.
  • Semakin hari pekerjaan itu menjadi semakin mudah.
  • Innovasi tiada henti. Memiliki komunitas positif dalam bidangnya.
  • Menemukan banyak peluang tak terduga selama dia bekerja.

Menemukan talenta tidak gampang, banyak orang tidak menyadari bahwa apa yang dia kerjakan sekarang ini merupakan talenta atau bukan. Ada orang-orang yang menemukan Talentanya sejak kecil ada juga yang menemukan talentanya setelah dewasa. Jika kita mencari sudah pasti kita akan bertemu dengan panggilan kita masing-masing.

Gimana sih caranya menemukan Talenta kita? Berikut ini ada 16 pertanyaan yang bisa Anda jawab sendiri untuk mengetahui apakah yang Anda. Pertanyaan dibagi dari 3 kategori : Alamiah, Personal, Komunitas.

ALAMIAH – Pertanyaan dari seputar garis keturunan.

  1. Silsilah keluarga ada dibidang yang anda geluti sekarang
  2. Anda menyukai aktifitas tersebut
  3. Ketika membicarakan aktifitas anda, Anda bersemangat untuk membicarakannya
  4. Puas secara batiniah ketika mengerjakan hal tersebut

PERSONAL – Pertanyaan mengenai aktifitas yang sedang dijalani.

  1. Ketika anda menekuni profesi itu anda lupa waktu
  2. Ada kebanggaan untuk menjalani profesi itu
  3. Anda tidak mudah merasa bosan, meski bosan tapi cepat berlalu
  4. Anda sering berhasil dibidang tersebut – dengan ciri anda sering berhasil tapi anda tidak menyadarinya, orang2 banyak memuji anda – Tidak – Tidak – Ya – Tidak
  5. Ada kreatifitas yang mengagumkan / produktif sekali
  6. Dari waktu ke waktu anda semakin mudah melakukannya

KOMUNITAS – Pertanyaan seputar komunitas yang mendukung pekerjaan Anda.

  1. Anda selalu bertemu dengan kebetulan2 dan peluang2 yang unik
  2. Anda merasa nyaman dengan sesama yang seprofesi sejenis
  3. Anda sangat mudah mempengaruhi orang dalam bidang tersebut
  4. Anda bersedia dibayar minum bahkan tidak sama sekali dalam melakukannya
  5. Anda mengalami perkembangan sangat cepat diantara rekan sebaya / sejawat
  6. Anda tidak pernah takut disaingi oleh pendatang baru

Jawaban pertanyaan diatas dengan YA / TIDAK

JUMLAH YA dari tiap Kategori menentukan apakah pekerjaan Anda termasuk dalam Talenta yang anda miliki atau tidak. Berikut adalah patokan minimal jumlah YA dari setiap kategori.

Level PEMULA = 1 – 2 – 2

Level PERTUMBAHAN = 2 – 3 – 3

Level SUDAH MATANG = Jumlah YA signifikan

Level SUKSES = Semua golongan YA – Kalau ada jawaban Tidak, palingan hanya 1 entah di kategori yang mana.

Selain 16 pertanyaan diatas ada 6 pertanyaan BONUS yang digunakan untuk menilai Apakah lingkungan anda sekarang ini sudah PAS atau BELUM untuk mendukung panggilan Anda.

  1. Anda suka berkorban tanpa diminta dalam lingkungan.
  2. Anda selalu ingin menyelesaikan tepat waktu.
  3. Anda ingin selalu berbagi dengan orang lain.
  4. Anda selalu bicara baik tentang lingkungan anda.
  5. Mendukung dan Encourage kepada teman-teman anda.
  6. Anda selalu belajar hal-hal yang baru demi pengembangan diri anda.

Jika lingkungan Anda mendukung maka jawaban Ya akan signifikan dibandingkan tidaknya.

Silahkan Anda merenungkan jawaban tersebut dan cobalah untuk menyikapinya dengan meminta bantuan kepada Allah untuk memberikan yang terbaik untuk Anda.

Sumber : Pendeta Aruna Wirjolukito

3 Macam Jawaban Allah Atas Doa Kita

3 Macam Jawaban Allah atas Doa Kita

Jika Anda bisa langsung tau jawaban dari Allah atas doa permintaan Anda, pasti akan sangat menyenangkan bukan? Coba renungkan beberapa pertanyaan berikut ini :

  • Apakah mungkin kita bisa menerima jawaban dari Allah begitu cepat?
  • Mengapa ada sebagian orang mempunyai kedekatan dengan Allah, sampai orang-orang ini diminta untuk menjadi seorang pendoa?
  • Apakah Allah memperlakukan manusia berlainan?

Pernahkah Anda bertanya akan hal tersebut? Untuk menjawab hal tersebut mari kita simak ilustrasi berikut ini :

Keseharian kami dalam melayani orang-orang tidak lupa selalu menyertakan Allah dan Roh Kudus dalam segala tindakan yang kita lakukan. Kita juga berpasrah atas doa yang kita panjatkan untuk orang-orang dengan berbagai macam masalah, baik itu masalah rumah tangga, sakit yang tidak kunjung sembuh, masalah KDRT dan masih banyak masalah dan keluh kesah orang-orang yang datang kepada kami.

Didalam sebuah doa yang mengikut sertakan Roh Kudus didalamnya untuk bekerja, kita akan langsung mendapat jawaban dari ALLAH pada saat itu juga. Namun perlu kita garis bawahi yang dimaksud jawaban langsung bukan selalu dengan jawaban YA, namun ada 3 jawaban yang selalu kami terima :

  • Jika ALLAH mengabulkan langsung berarti YA pada saat itu juga masalah selesai.
  • Namun terkadang ALLAH juga bisa menunda dimana artinya masalah tersebut masih harus dihadapi oleh orang yang bersangkutan. Mengenai kenapa dan mengapa demikian itu sudah menjadi kehendak ALLAH.
  • ALLAH juga bisa menjawab TIDAK, namun ALLAH akan mengganti dengan yang baru.

Contoh :

Ada seorang pasien mengeluh syaraf kejepit di bagian leher dan pinggang, tepatnya di bagian C5 dan L5. Pasien datang menggunakan korset LUMBAR dan Cervical Collar di leher. Pasien juga telah mengalami stroke dimana ada pembuluh darahnya yang pecah. Pasien sudah terapi 29x fisioterapi tapi belum ada kemajuan. Pasien merasa dibagian pinggang dan  leher berat sekali, fleksibilitas leher dan pinggang terganggu.

Setelah kita meminta petunjuk Allah,  ternyata orang ini ketempelan 2 mahluk (kuasa kegelapan) dan mahluk ini menempel karena dikirim oleh seseorang yang dulunya sakit hati kepada si Pasien.

Langkah yang kita lakukan adalah mendoakan si pasien dengan memohon kepada ALLAH untuk mencabut mahluk yang menempel dibadan si pasien. Pasien diberi pembuktian akan adanya mahluk yang menempel dan mengganggu kesehatannya dengan memindahkan mahluk yang menempel dibadan si pasien kedalam segelas teh manis. Apa yang terjadi? Pasien merasakan perubahan rasa pada teh manis setelah mahluk yang ada di badannya lepas dan saat itu juga merasakan bagian pinggang dan leher menjadi lebih ringan. MUJIZAT yang masih terjadi sampai sekarang.

Inilah jawaban Allah atas doa kita, dimana kita bisa lihat bahwa Allah mengabulkan langsung ketika kita memohon untuk melepaskan mahluk yang menempel di pasien.

Belum berhenti sampai disitu. Pasien masih mengeluh fleksibilitas masih belum sempurna, selanjutnya kita menggunakan metode Accu Pressure untuk mengendorkan otot-otot yang menopang tulang belakang pasien khususnya di bagian C5 dan L5.

Setelah kita lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit, fleksibilitas pasien meningkat pesat terbukti dengan pasien berani untuk tidak memakai LUMBAR korset dan Cervical COLLAR yang sudah dipakainya selama 2 tahun. Namun masih belum bisa 100% sembuh karena ada faktor stroke yang sedang pasien alami.

Inilah jawaban Allah atas kesembuhan pasien dimana Allah menghendaki untuk ditunda terlebih dahulu.

Meski ditunda, Allah sudah memberikan kesembuhan yang luar biasa bagi si Pasien dari penderitaan yang dialaminya selama ini. Penundaan ini mungkin ada suatu rencana Allah untuk Pasien kita yang harus dijalaninya sendiri.

Perlu diingat bahwa Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.

Contoh diatas adalah suatu ilustrasi sederhana bagaimana Allah menjawab doa – doa kita. Kejadian tersebut tidak direkayasa, semua kami ceritakan berdasarkan kebenaran yang terjadi didalam kegiatan pelayanan kita.

Jika doa tidak memiliki kuasa, mahluk yang menempel tidak mungkin bergeming untuk pindah kedalam teh manis. Hanya doa yang penuh kuasa yang bisa menghardik kuasa kegelapan. Bagaimana cara agar doa kita penuh dengan kuasa?

Jika kami bisa melakukannya Andapun bisa, karena Allah tidak pernah membeda-bedakan umat ciptaan-Nya. Hanya dengan kerinduan akan Allah dan mencari kerajaan Allah dengan sungguh-sungguh kita bisa diberi ijin untuk memperoleh urapan Roh Kudus.

Sudahkah kita mencari kerajaan Allah dengan sungguh-sungguh?

Mengapa Doa Kita Tidak Didengar Allah

Kita sebagai manusia / insan ciptaan Allah pasti memiliki banyak keinginan selama hidup di dunia. Kita berusaha memenuhinya dengan segala daya upaya termasuk berdoa kepada Allah untuk dibantu mewujudkannya. Tetapi mengapa ada sebagian orang yang terkabul dan ada sebagian orang lagi yang tidak terkabul. Bahkan bagi mereka yang tidak terkabul, sampai putus asa dan berani untuk mengambil tindakan – tindakan yang Tuhan tidak inginkan.

Mengapa doa tidak didengar oleh Allah?

Banyak dari orang-orang mengeluh seperti demikian : kenapa Tuhan nggak dengar apa yang aku mau, padahal apa yang kumau bukan sesuatu hal yang muluk-muluk. Kenapa seolah-olah Tuhan menghindar dari aku, padahal aku ini mahluk ciptaan-Nya, temanku yang jarang dan bahkan tidak pernah pelayanan di Gereja dikabulkan sedangkan aku tidak dan masih banyak keluhan lain yang muncul dari benak orang-orang yang merasa dijauhi oleh Tuhan.

Tetapi pernahkah Anda melihat ada sebagian orang yang doanya penuh kuasa? Doa mereka bisa begitu hidup dan penuh dengan kemuliaan Tuhan. Bahkan mereka yang penuh kuasa bisa menghardik setan atau kuasa kegelapan dengan begitu mudah.

Apa yang membedakan dengan Anda? Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri?

Penyebab mengapa doa Anda tidak dikabulkan sebenarnya sangat simpel, yakni karena Anda tidak sungguh-sungguh mencari Tuhan. Sudahkah anda mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh? Apakah dengan melayani Tuhan di Gereja sudah cukup? Apakah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan di Gereja sudah berarti anda mencari Tuhan? Apakah dengan terlibat kegiatan sosial berarti anda sudah bersekutu dengan Allah?

Perlu Anda ketahui bahwa Allah tidak meminta banyak hal kepada Anda selama hidup di dunia. Allah hanya minta Anda untuk benar-benar percaya dan selalu bersekutu dengan Allah setiap hari agar Anda selalu ada didalam jalan kebenaran. Dengan bersekutu dengan Allah maka Anda dipastikan bisa mendengar dengan jelas apa yang dikehendaki oleh Allah kepada Anda. Doa yang anda panjatkan sudah pasti didengar dan dijawab langsung oleh Allah.

Bagaimana caranya anda bisa bersekutu?

Jawabnya sangat sederhana namun anda tidak pernah menggali informasi lebih dalam akan hal ini, Anda harus dipenuhi dengan Roh Kudus untuk bisa selalu bersekutu dengan Allah. Roh Kudus inilah yang membuat doa kita didengar Allah dan menjadi penuh kuasa, Roh Kudus inilah yang bisa memberikan  tuntunan kepada Anda, Roh Kuduslah yang mengajarkan Anda banyak hal akan kerajaan Allah, Roh Kuduslah yang menjadi senjata yang bisa Anda pakai selama hidup.

Manusia tidak mungkin bisa dipenuhi oleh Roh Kudus ketika masih ada selubung yang menutupi hatinya. Alkitab menjelaskan kepada kita bahwa ada selubung pada hati mereka. Alkitab berkata, “ada selubung yang menutupi hati mereka” (II Korintus 3:15).

Hati manusia duniawi tidak percaya Alkitab, tidak percaya ketatnya hukum Taurat, tidak percaya murka yang akan datang. Ada penutup, atau selubung yang menutupi mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat kebenaran.

Dipenuhi oleh Roh Kudus bukan ketika Anda dibaptis air. Dibaptis air tidak membuat anda diurapi oleh Roh Kudus. Roh Kudus sudah dipersiapkan oleh Allah kepada seluruh umat manusia ciptaan-Nya meskipun mereka tidak mengenal Allah. Sekarang tinggal manusianya mau menerima urapan Roh Kudus itu atau tidak.

Jika manusia itu rindu dan sungguh-sungguh mencari Allah, bukan hal yang mustahil jika Allah memberikannya dengan cuma-Cuma.

Yehezkiel 36:26

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

 

Bagaimana membuka selubung yang menutupi hati Anda?

Beda antara Karunia dan Kuasa

Memahami antara karunia dan kuasa terkadang masih rancu dan masih belum banyak yang bisa menjelaskan antara karunia dan kuasa. Pada kesempatan ini mari kita telaah bersama – sama.

Allah secara ajaib menyembuhkan orang setiap hari. Allah masih berbicara kepada kita pada zaman sekarang, baik dengan suara yang kedengaran, maupun dalam pikiran kita, atau melalui kesan dan perasaan yang kita dapatkan. Allah masih melakukan tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa yang mengherankan, dan kadang-kadang melakukan mujizat-mujizat itu melalui orang Kristen. Namun demikian, apa yang dilakukan tidak selalu merupakan karunia melakukan mujizat.

Tujuan utama dari karunia berbuat mujizat adalah untuk membuktikan bahwa Injil itu benar adanya dan bahwa para rasul adalah benar-benar utusan-utusan Allah. Mereka (para rasul) juga memiliki kuasa untuk bermujizat dan ada juga dari antara mereka yang menerima karunia dari Allah. Alkitab tidak secara langsung mengatakan bahwa karunia mujizat sudah berhenti, namun memberikan dasar untuk memahami bahwa karunia itu mungkin tidak lagi dibutuhkan.

Beda antara Karunia dan Kuasa terletak pada bagaimana Karunia dan Kuasa itu bekerja. Banyak diantara kita menyebut bahwa berbahasa Roh adalah Karunia Lidah yang diberikan oleh Allah dengan kuasa Roh Kudus yang datang “pada saat itu”. Roh Kudus sendiri ada 2 tipe : Roh Kudus Allah dan Roh Kudus yang ada pada setiap insan manusia.

Karunia yang diberikan Tuhan kepada kita bermacam-macam terkadang ada seorang anak yang buta sejak lahir diberikan suara emas oleh Allah disebut sebagai Karunia. Sebenarnya kurang tepat jika kita menyebutnya sebagai karunia, kita mungkin bisa menyebutnya sebagai Talenta. Dengan talenta yang diberikan Allah, kita bisa melakukan sesuatu yang mungkin tidak terpikir sebelumnya. Namun apakah dengan talenta tersebut bisa melakukan mujizat?

Karunia adalah pemberian dari Allah secara langsung kepada seseorang dan tidak bisa ditawar lagi. Dengan Karunia yang diberikan Allah, seseorang bisa melakukan mujizat dan berkarya atas nama Allah dalam kurun waktu tertentu, tergantung dari orang tersebut menjaga karunia yang diberikan.

1 Korintus 12 : 4 : Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.

Bagaimana dengan kuasa? Kuasa adalah suatu kekuatan atau power yang ada dalam diri kita pada saat kita berdoa. Kuasa ini dimintakan / dimohonkan kepada Allah untuk tujuan tertentu, contoh : kuasa mengusir roh jahat, kuasa menyembuhkan, kuasa untuk berbahasa lidah, kuasa untuk memohon kepada Allah akan permintaan tertentu dan kuasa lainnya. Kuasa akan bekerja pada saat kita berdoa.

Apakah hanya kuasa saja yang harus didasari dengan Roh Kudus? Tidak. Bermacam-macam karunia yang diberikan oleh Allah namun tetap satu Roh yakni Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus, Karunia dan Kuasa itu tidak akan bisa jalan atau bekerja.

Dengan kuasa yang diberikan Allah kepada kita berarti kita adalah SUBJECT atau disebut sebagai pelaku firman Allah. Inilah yang Allah kehendaki kepada seluruh manusia ciptaan-Nya.

Yakobus 1 : 22 

Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Kuasa bisa diperoleh jika dipelajari dan diajarkan 

Bagi orang yang percaya dan taat kepada Allah, kuasa bisa diperoleh dan dipergunakan serta dapat bersekutu dengan Allah selama hidupnya. Dengan kuasa yang diperoleh, jika Allah memberikan Karunia kepada kita, Karunia tersebut bisa dipergunakan secara terus menerus.

 

Beda antara Seseorang yang Dipilih dan Dipakai oleh ALLAH

Dipilih oleh Allah adalah bahwa kita diberikan karunia langsung oleh Allah dimana karunia tersebut diperuntukan untuk tujuan tertentu. Namun belum tentu orang yang memiliki karunia memiliki kuasa.

Dipakai oleh Allah adalah bahwa kita dipakai sebagai perpanjangan tangan-Nya untuk melayani. Dipakai oleh Allah biasanya kita sudah diberikan kuasa untuk melakukan kehendak Allah. Namun belum tentu orang yang memiliki kuasa diberi karunia oleh Allah.

Pemberian kuasa oleh Allah kepada kita berarti kita sudah dipenuhi oleh Roh Kudus dimana hal ini bisa terjadi jika Dosa Waris kita telah ditebus atau dihilangkan oleh Allah atau melalui seseorang yang merupaan perpanjangan tangan Allah.

Namun berbeda lagi dengan Pilihan Allah, biasanya orang – orang yang demikian memiliki kedua-duanya, antara Karunia dan Kuasa dia memiliki semuanya. Menemukan orang-orang Pilihan Allah sangat sulit dan tidak banyak orang yang seperti demikian.

Kesimpulan

Karunia adalah pemberian Allah langsung kepada kita dan kita tidak bisa menawar atau meminta, karena Allah tau karunia yang cocok untuk kita pakai. Namun berbeda dengan kuasa bisa dimiliki oleh semua orang jika orang tersebut memiliki Roh Kudus didalam dirinya dan Roh Kudus yang diberikan Allah kepada kita sebagai insan manusia bisa dipelajari bagaimana mendapatkannya.

Orang yang penuh dengan kuasa tidak mustahil jika suatu saat Allah memberikan karunia kepadanya.  Namun orang yang memiliki karunia belum tentu punya kuasa untuk bermujizat. Orang-orang yang memiliki kuasa dan karunia bersamaan adalah orang-orang Pilihan Allah.

Jika kita bersungguh-sungguh mencari Allah, tidak mustahil Karunia dan Kuasa akan dicurahkan kepada kita melalui Roh Kudus. Allah menghendaki kita menjadi pelaku firman Allah alias menjadi SUBJECT jangan hanya menjadi OBJECT yang hanya bisa menunggu dan menunggu.

Demikian yang bisa sampaikan kepada Anda dan bagi yang percaya katakan AMIN.